JOHOGUNUNG, 28 Januari 2026 – Masyarakat desa yang didominasi profesi petani dan peternak serta dukungan lahan yang subur di Johogunung mendorong mahasiswa untuk mengambil inisiatif memperkenalkan rumput 'Gama Umami' sebagai primadona pakan baru untuk para peternak di Desa Johogunung.
Meski ketersediaan hijauan di Johogunung tergolong melimpah, warga menyadari perlunya sentuhan teknologi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Novi, mahasiswa Fakultas Peternakan, menjelaskan bahwa pengenalan rumput Gama Umami adalah opsi tambahan untuk melengkapi pakan yang sudah ada. "Tanah di sini cukup subur dan cocok. Kami hanya memfasilitasi akses terhadap varietas riset yang memiliki produktivitas, palatabilitas ternak, dan profil gizi yang tinggi, serta bisa dipanen 4 hingga 6 kali setahun, agar efisiensi beternak warga semakin baik," ujarnya.
Dalam program ini, Mahasiswa beserta salah seorang warga bahu membahu menanam bibit di ladang warga sembari berdiskusi mengenai manajemen pakan. Lewat pertukaran wawasan ini, diharapkan pemahaman warga tentang jenis rumput makin kaya, sehingga potensi lahan Johogunung dapat membantu mengoptimalkan produktivitas ternak dan berdampak bernilai tinggi pada ekonomi warga. Adapun untuk informasi lengkap tentang "GAMA UMAMI" dapat diunduh pada lampiran di halaman berita ini
Unduh Lampiran:
LEAFLET GAMA UMAMI