JOHOGUNUNG, 2 Februari 2026 – Upaya digitalisasi informasi di tingkat desa memasuki babak baru di Desa Johogunung. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) meluncurkan story map Desa Johogunung, sebuah platform peta digital interaktif yang mengintegrasikan data spasial dengan visualisasi modern.
Terobosan ini digagas oleh Nau, mahasiswa KKN UGM, sebagai respons terhadap minimnya eksposur potensi desa di ranah digital. Berbeda dengan peta konvensional, Story Map ini memadukan peta, gambar, dan narasi, memberikan pengalaman visual yang mendalam bagi pengguna untuk mengenal dan memahami semua tentang Desa Johogunung dalam satu laman.
Lebih dari sekadar estetika, platform ini dirancang strategis untuk mendongkrak ekonomi lokal. Nau menyematkan titik-titik lokasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik warga, titik-titik tempat yang memiliki nilai historis bagi penduduk desa dan potensi wisata sekitar desa seperti Gua Nglampeng. "Ini bukan sekadar peta, tapi upaya membangun citra desa (branding). Dengan tampilan modern dan titik potensi lokal yang jelas, akses pasar dan informasi desa menjadi terbuka lebar bagi publik luar," ujarnya.
Langkah digitalisasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi Johogunung untuk bertransformasi menjadi desa yang adaptif terhadap teknologi, sekaligus mempermudah calon konsumen, wisatawan atau pemerintah setempat untuk mengenali potensi ekonomi di wilayah tersebut. Untuk mengunjungi Story Map Desa Johogunung dapat melalui tautan/klik tautan berikut : Story Map Desa Johogunung